Address
Ruko Permata Yasmin. 15, Jl. Brigjen Saptadji Hadiprawira No. 142
Phone Number
0251-2000-140
Address
Ruko Permata Yasmin. 15, Jl. Brigjen Saptadji Hadiprawira No. 142
Phone Number
0251-2000-140


Pengiriman barang internasional merupakan bagian penting dari perdagangan global. Namun, proses ini melibatkan banyak pihak dan aturan yang kompleks sehingga kesalahan kecil pun dapat menimbulkan biaya besar, keterlambatan, hingga kerugian bisnis.
Agar proses pengiriman barang internasional berjalan lancar, pelaku usaha perlu memahami risiko umum serta cara menghindarinya.
Artikel ini membahas 10 kesalahan paling umum dalam pengiriman barang internasional beserta solusi praktis untuk mencegahnya.
Pengiriman barang internasional adalah proses mengirimkan barang dari satu negara ke negara lain, biasanya untuk kebutuhan ekspor atau impor. Aktivitas ini melibatkan :
Karena melibatkan banyak pihak dan regulasi, pengiriman barang internasional membutuhkan perencanaan, kelengkapan dokumen, dan teknologi yang tepat.
1. Tidak Memahami Regulasi Ekspor-Impor
Setiap negara memiliki aturan berbeda terkait pajak, izin barang, dan kepabeanan.
Solusi: pelajari regulasi negara tujuan & gunakan sistem yang menyediakan update otomatis.
2. Dokumen Tidak Lengkap atau Salah
Invoice, packing list, CO, dan Bill of Lading harus sesuai.
Solusi: gunakan checklist & sistem validasi dokumen otomatis.
3. Salah Menentukan HS Code
HS Code salah → biaya pajak salah, barang bisa ditahan.
Solusi: gunakan sistem otomatis atau konsultasi ahli.
4. Salah Memilih Metode Pengiriman
Tidak semua barang cocok dikirim lewat darat, laut, atau udara.
Solusi: bandingkan biaya & waktu melalui sistem perencanaan pengiriman.
5. Tidak Menghitung Biaya Tambahan
Termasuk pajak impor, storage, handling, dan asuransi.
Solusi: lakukan simulasi biaya menggunakan platform digital.
6. Tidak Menggunakan Asuransi Barang
Risiko kerusakan & kehilangan tinggi pada pengiriman lintas negara.
Solusi: gunakan asuransi sesuai nilai & karakteristik barang.
7. Tidak Melakukan Tracking Real-Time
Tanpa tracking, keterlambatan dan salah rute sulit dideteksi.
Solusi: gunakan sistem pelacakan real-time seperti Doominan InForManS.
8. Salah Memilih Partner Logistik
Partner buruk = keterlambatan, biaya membengkak, risiko kerusakan.
Solusi: pilih mitra berpengalaman & bersertifikasi.
9. Tidak Punya Rencana Kontinjensi
Cuaca buruk, kebijakan baru, atau gangguan pelabuhan dapat menghentikan pengiriman.
Solusi: siapkan rute cadangan & manajemen risiko.
10. Tidak Menggunakan Teknologi Modern
Manual = lambat, rawan salah, dan tidak efisien.
Solusi: gunakan software manajemen forwarding yang terintegrasi.
Pengiriman barang internasional memiliki banyak hambatan, di antaranya :
Dengan tantangan seperti ini, bisnis membutuhkan sistem yang mampu mengelola alur pengiriman secara sistematis dan real-time.
Agar proses berjalan efisien, lakukan hal berikut :
Langkah-langkah ini dapat mengurangi risiko kerugian dan meningkatkan kepercayaan pelanggan.
Teknologi memainkan peran besar dalam mengurangi kesalahan pengiriman.
Salah satu solusi yang terbukti efektif adalah InForManS (Integrated Forwarding Management System) dari Doominan.
Keunggulan InForManS :
Dengan sistem digital seperti ini, perusahaan dapat meningkatkan efisiensi dan mengurangi keterlambatan.
🔗 Sumber eksternal: World Trade Organization (WTO).
Pengiriman barang internasional adalah proses yang kompleks, namun banyak kesalahan dapat dihindari dengan perencanaan yang tepat, mitra logistik yang berpengalaman, dan penggunaan teknologi modern.
Perusahaan yang beradaptasi dengan sistem otomatis akan memiliki keunggulan kompetitif dan mampu memberikan layanan yang lebih cepat, akurat, dan aman.
Doominan menyediakan solusi digital modern untuk perusahaan forwarding dan logistik.
Melalui InForManS, perusahaan dapat mengelola dokumen, pelacakan barang, serta koordinasi dengan klien secara terintegrasi dan efisien.
🌐 Kunjungi www.doominan.com untuk informasi lebih lanjut.
📖 Baca Juga: