Address
Ruko Permata Yasmin. 15, Jl. Brigjen Saptadji Hadiprawira No. 142
Phone Number
0251-2000-140
Address
Ruko Permata Yasmin. 15, Jl. Brigjen Saptadji Hadiprawira No. 142
Phone Number
0251-2000-140


Meskipun kita memasuki tahun 2025, standar aturan yang digunakan secara internasional tetap merujuk pada Incoterms 2020 yang diterbitkan oleh ICC, karena aturan ini biasanya diperbarui setiap 10 tahun sekali. Aturan ini digunakan untuk menentukan pembagian tanggung jawab antara penjual dan pembeli, termasuk biaya, risiko, dan proses serah terima barang.
Dengan memahami Incoterms 2025 secara benar, perusahaan dapat menghindari kesalahpahaman, mempercepat proses pengiriman, dan meminimalkan risiko operasional. Artikel ini menjelaskan pengertian, daftar jenis Incoterms 2025, serta contoh penerapannya dalam kegiatan perdagangan internasional.
Incoterms 2025 (International Commercial Terms) adalah aturan standar internasional yang diterbitkan oleh International Chamber of Commerce (ICC) untuk menentukan hak dan kewajiban antara penjual dan pembeli dalam transaksi perdagangan global.
Regulasi ini mengatur :
Incoterms menjadi pedoman penting agar semua pihak memahami batasan tanggung jawab secara jelas dan menghindari perselisihan selama proses ekspor-impor.
🔗 Sumber eksternal (ICC): https://iccwbo.org
Di tahun 2025, penggunaan Incoterms 2020 menjadi lebih ketat terutama pada poin asuransi di term CIP. Penjual kini diwajibkan memberikan perlindungan asuransi yang lebih komprehensif (Institute Cargo Clauses A) dibandingkan term CIF yang hanya mewajibkan perlindungan minimum.
| Term | Jenis Angkutan | Biaya Angkut Utama | Asuransi | Titik Perpindahan Resiko |
| EXW | Semua Moda | Pembeli | Pembeli | Gudang/Lokasi Penjual |
| FOB | Laut & Sungai | Pembeli | Pembeli | Di atas dek kapal (Pelabuhan Asal) |
| CIF | Laut & Sungai | Penjual | Penjual | Di atas dek kapal (Pelabuhan Asal) |
| DDP | Semua Moda | Penjual | Penjual | Alamat Tujuan (Termasuk pajak/duty) |
Incoterms 2025 dibagi menjadi dua kelompok besar :
1. Incoterms untuk Semua Moda Transportasi
Termasuk pengiriman laut, udara, darat, dan multimoda.
Jenisnya Meliputi :
2. Incoterms untuk Transportasi Laut & Sungai
Digunakan khusus untuk pengiriman via kapal.
Jenisnya :
Masing-masing term memiliki struktur biaya dan pembagian risiko yang berbeda.
1. EXW – Ex Works
Pembeli menanggung hampir seluruh biaya dan risiko sejak barang diambil di pabrik penjual.
2. FOB – Free on Board
Penjual bertanggung jawab hingga barang naik ke kapal. Setelah itu risiko berpindah ke pembeli.
3. CIF – Cost, Insurance, and Freight
Penjual menanggung biaya hingga pelabuhan tujuan dan menyediakan asuransi dasar.
4. DDP – Delivered Duty Paid
Penjual bertanggung jawab penuh hingga barang tiba di lokasi pembeli, termasuk bea cukai.
5. DAP – Delivered At Place
Penjual menanggung pengiriman hingga lokasi tujuan, tanpa biaya bongkar atau bea masuk.
6. FCA – Free Carrier
Penjual menyerahkan barang kepada carrier pertama yang ditunjuk pembeli.
7. CPT – Carriage Paid To
Penjual membayar ongkir hingga tujuan, tetapi risiko beralih sejak barang diserahkan ke carrier pertama.
8. CIP – Carriage and Insurance Paid To
Seperti CPT, namun penjual wajib memberikan asuransi pengiriman lengkap.
Berikut contoh nyata dalam dunia freight forwarding :
Contoh 1: Ekspor Elektronik dari Jakarta ke Dubai FOB (Free On Board)
Contoh 2: Impor Makanan dari Jepang ke Indonesia CIF (Cost, Insurance & Freight)
Contoh 3: Impor Mesin Industri (Delivered Duty Paid)
Bagi freight forwarder, Incoterms 2025 membantu :
✔ Mempermudah penyusunan dokumen ekspor-impor
✔ Menentukan pembagian biaya secara jelas
✔ Meminimalkan perselisihan operasional
✔ Memastikan perhitungan job costing yang akurat
✔ Mendukung digitalisasi sistem logistik
Pemahaman Incoterms yang tepat dapat meningkatkan kepercayaan klien dan efisiensi layanan forwarding.
1. Apa perbedaan utama antara Incoterms 2020 dan konteks tahun 2025?
Secara resmi, aturan yang berlaku di tahun 2025 tetap merujuk pada Incoterms 2020 dari ICC. Perbedaannya terletak pada adaptasi digital dalam pendokumentasian dan pengetatan standar asuransi pada pengiriman internasional.
2. Apa kepanjangan dari FOB dan siapa yang menanggung biayanya?
FOB adalah singkatan dari Free on Board. Dalam term ini, penjual menanggung biaya hingga barang naik ke atas kapal, sedangkan biaya angkut utama dan asuransi ditanggung oleh pembeli.
3. Incoterms mana yang paling aman untuk pembeli (importir)?
DDP (Delivered Duty Paid) adalah yang paling aman bagi pembeli karena penjual bertanggung jawab penuh atas biaya pengiriman, asuransi, hingga pengurusan pajak impor.
4. Apakah istilah DAT masih digunakan di tahun 2025?
Tidak, istilah DAT (Delivered at Terminal) telah digantikan oleh DPU (Delivered at Place Unloaded) sejak pembaruan tahun 2020 untuk mencakup lokasi penyerahan yang lebih luas.
5. Mengapa pemilihan Incoterms sangat krusial bagi Freight Forwarder?
Pemilihan yang tepat membantu forwarder menyusun dokumen ekspor-impor dengan benar, meminimalkan perselisihan biaya, dan memastikan perhitungan job costing yang akurat dalam sistem logistik.
Incoterms 2025 adalah panduan penting dalam perdagangan internasional yang membantu perusahaan menentukan tanggung jawab, risiko, dan biaya dalam pengiriman barang lintas negara. Dengan memahami jenis-jenis Incoterms dan contoh penerapannya, perusahaan dapat menghindari kesalahan kontrak serta meningkatkan efisiensi operasional.
Bagi bisnis yang bergerak di forwarding dan ekspor-impor, menguasai Incoterms 2025 bukan sekadar keharusan—tetapi sebuah keunggulan kompetitif.
Doominan adalah penyedia teknologi logistik modern yang menghadirkan InForManS (Integrated Forwarding Management System)—solusi digital untuk mengelola dokumen, biaya, tracking, hingga job costing secara otomatis dan terintegrasi.
Sistem Doominan dapat mendukung pengelolaan Incoterms 2025 melalui pencatatan biaya, workflow dokumen, serta analisis operasional real time.
🌐 Kunjungi: https://www.doominan.com
📘 Baca juga artikel rekomendasi:
👉 Dokumen Penting dalam Ekspor Impor 2025: Fungsi, Contoh, dan Cara Membuatnya